Jam Operasional

Sen - Jum, 8:30 - 16:30

Kontak Kami

022-63738778

0813-1229-3661

Email Kami

marketing@gppowerindo.co.id

23 Agustus 2021 - Post by Fadhli Aoliana

DEFINISI PLTS ATAP DAN DASAR HUKUM PLTS ATAP DI INDONESIA

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS Atap) adalah proses pembangkitan tenaga listrik menggunakan modul fotovoltaik yang dipasang dan diletakkan pada atap, dinding, atau bagian lain dari bangunan milik konsumen PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) serta menyalurkan energi listrik melalui sambungan listrik konsumen PT. PLN Persero. Hal tersebut di atur dalam Permen ESDM No. 49 Tahun 2018.

Beberapa hal penting yang perlu di perhatikan pada Permen ESDM No. 49 Tahun 2018, sebagai berikut :

  1. BAB II, Pasal 5 Ayat (1) : Kapasitas Sistem PLTS Atap dibatasi paling tinggi 100% (seratus persen) dari daya tersambung Konsumen PT PLN (Persero).

  2. BAB II, Pasal 5 Ayat (2) : Kapasitas Sistem PLTS Atap sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan dengan kapasitas total inverter.

  3. BAB III, Pasal 6 Ayat (1) : Energi listrik Pelanggan PLTS Atap yang diekspor dihitung berdasarkan nilai kWh Ekspor yang tercatat pada meter kWh ekspor-impor dikali 65% (enam puluh lima persen).

  4. BAB IV, Pasal 7 Ayat (11) : Instalasi Sistem PLTS Atap wajib memiliki SLO.

Untuk mengunduh dokumen Permen ESDM No. 49 Tahun 2018 secara utuh dapat mengunduhnya di sini : download

Whatsapp
Telpon